
Kegiatan workshop pemanfaatan AUM Online dan Penanganan Masalah dengan MGBK SMA Bukittinggi bersama Pusat Layanan BK-LP3S UNP.
10, Oct 2024Unit Pelayanan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri
Padang (UNP) bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan
Pengabdian pada Masyarakat (LP3S) menggelar workshop bertajuk "Sosialisasi
AUM Online dan Layanan Konseling" pada hari Kamis, 3 Oktober 2024.
Kegiatan ini melibatkan dosen-dosen dari Departemen Bimbingan dan Konseling
UNP, di antaranya Prof. Dr. Neviyarni S., M.S., Kons, Dr. Yarmis Syukur, M.Pd.,
Kons, dan Rima Pratiwi Fadli, M.Pd, yang menjadi pembicara utama. Tidak ketinggalan,
Febriyeni, S.Pd., staf dari Unit Pelayanan Bimbingan dan Konseling UNP, juga
turut serta dalam memfasilitasi jalannya acara.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Musyawarah Guru
Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA Bukittinggi, yang berperan penting dalam
mendukung penyebaran inovasi layanan bimbingan dan konseling di tingkat
sekolah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan
pemahaman yang mendalam tentang penggunaan Alat Ungkap Masalah (AUM) secara
online, serta bagaimana layanan konseling dapat diimplementasikan secara
efektif dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin digital.
Dalam sesi workshop, para pembicara menjelaskan pentingnya
AUM Online sebagai alat bantu yang mampu mengidentifikasi permasalahan siswa
dengan lebih cepat dan akurat. Dengan menggunakan AUM Online, guru bimbingan
dan konseling dapat lebih responsif dalam menangani permasalahan yang dihadapi
siswa, baik yang terkait dengan masalah akademik, sosial, maupun psikologis.
Selain itu, para pemateri juga memberikan panduan mengenai teknik konseling
yang adaptif untuk diterapkan di era digital, di mana siswa lebih banyak
berinteraksi melalui platform online.
Tak hanya membahas aspek teknis, workshop ini juga menyoroti
pentingnya kolaborasi antara guru BK dan layanan konseling di sekolah dalam
menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara
optimal. Dengan pemanfaatan teknologi digital, layanan bimbingan dan konseling
dapat menjadi lebih mudah diakses oleh siswa, sehingga permasalahan yang mereka
hadapi dapat ditangani dengan lebih cepat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari para peserta,
yang merasa mendapatkan wawasan baru mengenai inovasi layanan bimbingan dan
konseling di era digital. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan
kompetensi para guru BK dalam memanfaatkan AUM Online dan layanan konseling
berbasis teknologi, sehingga mereka lebih siap dalam menghadapi dinamika dan
tantangan pendidikan yang terus berkembang. Dengan adanya kegiatan ini,
diharapkan guru BK dapat mengoptimalkan layanan mereka demi kesejahteraan dan
perkembangan siswa yang lebih baik di masa depan. (Media/LMS)